Saturday, March 21, 2009

Bingung atau Memank Sudah Jodoh

Sekali lagi saya sendiri memank bingung kenapa ini bisa terjadi kepada saya??
Atau memang ini sudah jadi jodoh??
Maksud dari yang saya katakan diatas itu kenapa saya bisa masuk tempat kostan yang begitu ramai, ramah, orangnya gila semua, gak ada peraturan, pokoknya bebas abis dagh. Teman kostan pun lucu-lucu, ada yang muka sangar tapi hatinya lembek, ada yang mukanya lucu tapi nyebelin, ada juga yang diem tapi bikin orang bingung. Entah kapan lagi saya bisa bersama mereka, soalnya menurut periklanan geologi dan ramalan dari Ki Jawa Bodo “tahun depan harga kostan bakal naik lagi”. Naiknya aja gak tanggung-tanggung, kayak dah masang Lotre aj sama anak-anak kostan. Mending naik Cuma 50ribu, ini sampai 200ribu. Berapa kali lipatnya coba??maklum kalo buat anak baru yang masuk kostan, tapi ini anak kostan yang sudah lama pun tetap dinaikan. Kejamnya dirimu wahai yang punya kostan, ujar anak-anak kostan mengeluh.
Saya mulai cerita ini dari awal saya masuk kostan.
Tarik nafas dulu agh, soalnya ceritanya bakalan panjang, siap-siap saja untuk membacanya. Tapi lebih bagus lagi kalo membacanya sambil midang alias minum kopi dan merokok. Huff,, nikmatnya. . tuh kan jadi basa-basi lagi, mulai dagh. .
Tahun 2007 kira-kira bulan juli kontrakan saya yang lama habis, dan saya ingin melanjutkan ngekost tapi yang punya kamar sendiri dan kamar mandi sendiri. 2 minggu saya mencari tetap tidak dapat kostan yang saya inginkan. Setelah itu Bapak saya nelfon katanya “ada temen papah yang anaknya kuliah disitu….”. akhirnya setelah Papah memberitahu nama kostannya saya langsung saja mampir ketempatnya. Awalnya saya berfikir kostan ini tertutup dan sepertinya anak kostan disini sudah tidak bisa diajak bermain sama gilanya dengan saya sendiri.
Setelah mendapatkan kamar sendiri dan mulai pindah-pindah barang. Begitu saya sendiri melihat kamar saya, setelah diisi barang-barang sendiri. Tetap masih banyak ruang kosong, didalem kamer ada kasur, lemari, meja computer tapi blom ada komputernya. Selingan datang, ada temen mau minjem cd instalan XP tapi saya gak punya itu (anda sungguh tidak beruntung) hohoho. . Lanjut,, awal masuk kostan saya tidak punya computer dan TV dikamar. Akhirnya saya minta sama Papah biar dibelikan computer sendiri buat di kamer. Baru lah dikasih computer pada akhir Bulan. Jadilah kamer saya tidak membosankan lagi. Tiap hari saya di kostan menyetel music, ngegame, iseng-iseng koprek-koprek computer. Setelah dipikir-pikir kenapa saya tidak gabung bersama mereka (anak kostan). Setelah berkenalan dengan mereka dan dekat sama anak kostan, ternyata semua anak kostan disini gila semua. Asyik-asyik juga anaknya, lucu, terampil.
Ternyata untuk masuk di kostan ini tidak salah, enak juga orang-orangnya. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun. Tetap asyik bergaul sama mereka, sampai-sampai di dalem kostan buat acara sendiri missal, lagi Indonesia gencar-gencarnya Bulutangkis di kostan ngadain lomba bulutangkis, 17 Agusutus bikin lomba Panjat Pinang, foto-foto bersama di Bukit sama anak-anak kostan, masih banyak lagi dagh cerita menarik lainnya di sini.
Tarik nafas dulu yah, diminum dulu kopinya baru mulai lanjut lagi dagh. .
read more...